Mgs Syaiful Padli Usulkan Jam Malam Diberlakukan di Palembang, Buntut Tingginya Penyebaran Covid-19

PALEMBANG – Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs H Syaiful Padli mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dan Pemerintah Kabupaten kota di Sumsel menerapkan jam malam.

Hal ini dilakukan untuk mencegah covid-19 di Sumsel. Apalagi saat ini Kota Palembang masuk dalam kategori zona merah.

“Menerapkan jam malam terutama di kota Palembang khususnya sebagai ibukota provinsi yang penyebaran Covid-19 sangat tinggi, artinya jam malam itu dibuat  dari pukul 22.00  sampai pukul 04.30, selama jam malam tidak boleh masyarakat keluar rumah, artinya digunakan jam malam itu untuk  beristirahat,” katanya, Selasa (18/5/2021).

Menurut politisi PKS ini , ternyata Covid-19 lebih rentan kepada orang yang imunnya rendah, jika orang memiliki imun tinggi maka dia akan kuat walau dia terkena Covid-19 tapi dia tidak menjadi rentan.

“ Jam malam ini harus diberlakukan, untuk mencegah penyebaran Covid-19 sehingga masyarakat lebih banyak beristirahat di rumah dengan diberlakukan jam malam dan betul-betu  memperkuat imun  selama istirahat di rumah,” katanya.

Selama jam malam yang boleh keluar malah adalah  tenaga kesehatan, aparat keamanan ataupun pihak terkait dengan kepentingan umum.

“ Harus tegas diberlakukan jam malam ini, jadi kalau ada masyarakat yang keluar saat jam malam maka itu harus dikenakan sanksi, karena kalau kita lihat saat ini  mall, cape buka sampai pukul 00.00, kumpul-kumpul berkerumun, ini berbahaya, dengan adanya jam malam ini masyarakat bisa memperkuat imun dengan istirahat yang cukup,” katanya.#(Berita Pagi)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *