MSP Bawa Kasus Salah Hasil Rapid Antigen Bandara SMB II Palembang ke Rapat Paripurna

PALEMBANG – Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli, angkat bicara soal kasus antigen seorang penumpang di Bandara SMB II Palembang positif. Belakangan ternyata hasil antigen ternyata negatif.

Mgs Syaiful Padli sangat prihatin dan menyayangkan terhadap kasus tersebut.

Pria asli Palembang ini pun akan membawa kasus tersebut ke agenda Rapat Paripurna.

“Akan kita bawa ke Rapat Paripurna,” kata dia, Senin (31/5/2021).

Ia meminta kejadian serupa untuk tidak terulang, sebab akan berbahaya. Apalagi hal ini terjadi di Bandara SMB II Palembang yang menjadi pintu masuk orang datang ke Sumsel.

“Kejadiannya ini kan negatif tapi dinayatakan positif, jangan sampai sebaliknya orang positif dibilang negatif, Ini bahaya bagi seluruh kru dan penumpang jika salah,” kata dia.

Kejadian ini juga ia menilai bisa merusak citra Sumsel. Sebab kejadian sebelumnya di Bandara Kualanamu pelakunya juga dilakukan oleh orang Sumsel.

Oleh karena itu ia meminta untuk pihak terkait untuk belajar dari kejadian yang sudah-sudah.

“Kita akan tanyakan kelalaian petugas ini, jangan sampai kejadian ini menambah buruk citra Sumsel,” kata dia.

Viral di Sosmed

Sebelumnya masyarakat Sumsel dihebohkan dengan kejadian yang menimpa seorang pria di Bandara SMB II Palembang. Pria itu marah lantaran hasil hasil rapid tes antigennya positif.

Padahal sebelumnya ia mengklaim hasil rapid antigennya non reaktif atau negatif setelah tes di tempat lain.

Atas kejadian itu pria itu tak terima dan memarahi petugas.

“Mbak, mbak, benar positif aku? Jangan asal-asal kamu, yang benar saja semaunya kamu. Kamu vonis begitu, aku ini sudah dua kali vaksin. Saya ini negatif tapi dicap positif,” kata pria itu sambil menunjuk petugas.

Salah Input

PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II – Palembang, langsung melakukan konfirmasi kepada Pihak Farmalab dan Customer yang melakukan pemeriksaan Antigen di Farmalab.

Dari hasil konfirmasi bahwa terdapat kesalahan penginputan hasil Antigen oleh petugas Farmalab, dan pada saat itu terdapat sistem jaringan tidak stabil.Pihak Manajemen Farmalab juga sudah menghubungi customer untuk meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Setelah dikonfirmasi memang terjadi kesalahan penginputan, pihak customer juga sudah memaafkan atas kejadian human error tersebut,” kata EGM of Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Tommy Ariesdianto, Senin (31/5/2021).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *