Wakil Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli : Kemiskinan Jadi PR Besar Pemprov Sumsel

PALEMBANG – Kemiskinan dan pengangguran menjadi pekerjaan rumah (PR) berat Pemprov Sumsel  yang genap berusia ke-75. Hal ini dikatakan Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Fadli, Selasa (18/5/2021).

“Sumsel yang berusia 75 tahun, harusnya kesejahteraan itu menjadi kewajiban yang harus diterima oleh masyarakat Sumsel,” ujar Politisi PKS ini.

Anggota DPRD Sumsel dari Palembang I ini menilai secara umur Sumsel sudah lebih tua dan 75 tahun  itu bukan usia yang pendek. Banyak hal yang harus menjadi perhatian dari Pemerintah Provinsi.

“Sumsel yang berusia 75 tahun, harusnya kesejahteraan itu menjadi kewajiban yang harus diterima oleh masyarakat Sumsel,” ujar Politisi PKS ini.
“Jika mengacu ke RPJMD Sumsel dimana tahun 2021 adalah tahun ketiga dari Pemerintah pak Herman Deru dan pak Mawardi Yahya,” terangnya.

Syaiful mengatakan, Komisi V DPRD Sumsel yang mengawal masalah kesejahteraan rakyat (Kesra) berharap tingkat kemiskinan harusnya single digit atau di bawah 10 persen.

“Angka kemiskinan sekitar 12,98 persen ini harus menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi Sumsel,” ujar mantan Ketua Komunitas Tangan Diatas (TDA) Sumsel ini.

Syaiful menambahkan pengangguran di Sumsel masih terlalu besar, khususnya di Ibu kota Sumsel, Kota Palembang.

“Jadi penyumbang kemiskinan dan pengangguran terbesar itu di kota Palembang, ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Palembang untuk bersinergi dengan Pemprov Sumsel,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPRD SumselSyaiful Fadli. (Times Indonesia)


Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *